Duet Sukawi Sutarip dan Sudharto menegaskan kesiapannya berlaga dalam Pemilihan Gubernur Jawa Tengah yang akan digelar pada 22 Juni 2008. Padahal sempat muncul retensi dari sebagian kader Partai Keadilan Sejahtera yang keberatan bila Sudharto dipasangkan dengan Sukawi.
Menurut Sekretaris DPD Partai Demokrat Jateng Dani Sriyanto di Semarang, Sabtu (5/1), duet itu akan meresmikan kantor sekretariat sekaligus mengumumkan tim pemenangan pasangan yang diusung oleh Partai Demokrat dan PKS ini pada hari Minggu (6/1).
Tim pemenangan ini akan diketuai Atyoso Mochtar, sedangkan posisi sekretaris tim dipercayakan kepada kader PKS Suharsono. Acara pengukuhan juga dilanjutkan dengan peresmian kantor di Jalan Sultan Agung yang
akan digunakan sebagai pusat kegiatan tim pemenangan ini.
“Tim pemenangan ini gabungan dari kader Demokrat, PKS, PGRI, dan relawan,” katanya.
Sukawi yang saat ini Wali Kota Semarang dan Ketua DPD Partai Demokrat Jateng dijagokan partai ini untuk posisi cagub, sedangkan Sudharto, Ketua PGRI Jateng dan anggota DPD dari Jateng ini dijagokan PKS di posisi cawagub. Demokrat memiliki 10 kursi di DPRD, sedangkan PKS tujuh kursi.
Dani mengatakan, tim pemenangan tingkat provinsi ini diharapkan menjadi embrio pembentukan tim yang sama di tingkat kabupaten/kota. Setelah dikukuhkan hari Minggu, relawan-relawan akan bergerak untuk membentuk tim pemenangan di daerah.
Di tempat sama, Minggu malam akan digelar pentas wayang kulit semalam
suntuk, dengan dalang Ki Djoko Edan dan Enthus Susmono. Saat ini Sukawi telah berkeliling ke sejumlah kabupaten/kota di Jateng untuk bersilaturahim kepada para kepala daerah terkait pencalonannya. Dari
35 kabupaten/kota, hanya kepala daerah yang berada di eks Keresidenan Banyumas saja yang belum dikunjungi.
Sebelumnya Sukawi juga menjelaskan bahwa dalam berkampanye, ia juga akan menaati peraturan dari daerah setempat. Karena itu ia menganggap penting bertemu dan bersilaturahmi dengan kepala daerah setempat.
Duet Sukawi-Sudharto ini merupakan pasangan kedua yang secara resmi diusung partai setelah sebelumnya Bambang Sadono-Muhammad Adnan ditetapkan Partai Golkar.
Sementara itu, PDIP dan PKB yang sama-sama bisa mengusung calon sendiri hingga sekarang masih dalam proses penjaringan bakal calon. PPP yang memiliki 10 kursi di DPRD Jateng harus menjalin koalisi dengan partai lain.
Partai ini sudah menetapkan Bupati Kudus Muhammad Tamzil sebagai cagub dan berniat berkoalisi dengan PAN yang menempatkan Ketua DPW PAN Jateng Rozaq Rais sebagai cawagub.(Ant/OL-03)
media indonesia



the often™ comment